Business 06 Jan 2026

Mengapa Bisnis Digital Printing Wajib Menggunakan Sistem ERP?

Mengapa Bisnis Digital Printing Wajib Menggunakan Sistem ERP?

Mengapa Bisnis Digital Printing Wajib Menggunakan Sistem ERP?

Industri digital printing saat ini telah berubah drastis. Persaingan harga yang ketat, tuntutan kecepatan produksi, hingga variasi bahan yang semakin beragam membuat metode pengelolaan konvensional tidak lagi relevan. Pertanyaannya bukan lagi "apakah saya butuh sistem?", melainkan "kapan saya harus mulai menggunakan ERP?".

Jika Anda masih merasa buku catatan manual atau aplikasi kasir standar sudah cukup, simak alasan mengapa transisi ke ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sebuah keharusan, bukan pilihan.

1. Kompleksitas Hitungan yang Tidak Bisa Ditoleransi Manual

Berbeda dengan bisnis retail yang menjual barang jadi, digital printing menjual layanan kustom.

  • Kasus Nyata: Pelanggan memesan spanduk ukuran 3,2 x 1,5 meter dengan finishing mata ayam 4 buah dan lipat keliling.

  • Masalah Manual: Kasir harus menghitung luas per meter persegi, dikalikan harga bahan, ditambah biaya finishing. Risiko salah hitung sangat tinggi, yang berujung pada kerugian atau komplain pelanggan.

  • Solusi ERP: Sistem ERP khusus printing wajib memiliki fitur Smart Calculation. Cukup input Panjang x Lebar, sistem otomatis menghitung HPP, harga jual, hingga estimasi sisa bahan (waste).

2. Mencegah "Kebocoran" Bahan Baku

Salah satu musuh terbesar pengusaha percetakan adalah stok bahan yang tidak akurat.

  • Masalah: Karyawan sering lupa mencatat pemakaian bahan dari roll besar, atau sisa potongan bahan tidak terdata. Akibatnya, saat ada order besar, ternyata stok fisik habis.

  • Solusi ERP: ERP mencatat pengurangan stok secara real-time berdasarkan luas cetakan yang diinput di kasir. Anda bisa memantau sisa bahan per roll tanpa perlu ke gudang setiap saat.

3. Integrasi Kasir ke Ruang Produksi (SPK Digital)

  • Masalah: Kertas SPK (Surat Perintah Kerja) sering hilang, terselip, atau tulisan tangan kasir tidak terbaca oleh operator mesin. Hasilnya? Salah cetak, salah bahan, atau order terlewat.

  • Solusi ERP: Begitu transaksi selesai di kasir, order otomatis masuk ke layar antrian produksi (Kitchen Display System versi Printing). Operator tahu persis file mana yang harus dicetak, ukurannya, dan jenis bahannya.

4. Kecepatan adalah Kunci Memenangkan Pelanggan

Pelanggan era sekarang tidak mau menunggu lama hanya untuk mendapatkan nota tagihan atau mengecek status pesanan.

  • Solusi ERP: Dengan database pelanggan yang terpusat (CRM), Anda bisa memanggil data pesanan lama untuk repeat order dalam hitungan detik. Mengirim invoice atau penawaran harga bisa dilakukan langsung via WhatsApp dari sistem.

Kesimpulan: ERP Adalah Investasi Wajib

Mengelola bisnis digital printing tanpa ERP ibarat mengemudi mobil dengan mata tertutup; Anda mungkin bergerak maju, tapi Anda tidak tahu kapan akan menabrak rintangan.

Sistem ERP memberikan Anda kendali penuh atas bisnis—mulai dari selembar bahan yang terpotong hingga satu rupiah uang yang masuk ke laci kasir. Ini adalah fondasi untuk skala bisnis yang lebih besar dan profesional.

Siap Beralih ke Sistem yang Lebih Profesional? Gunakan JuaraPOS, Aplikasi Kasir dan ERP Spesialis Digital Printing.

Hubungi kami untuk demo gratis: 🌐 https://juarapos.com

Tags: #Business
Share:

Artikel Terbaru

Tidak ada artikel terbaru.

Tanya CICI